Pesta Adat A’Lammang di Takalar, Bupati Daeng Manye Dorong Lammang Jadi Ikon Kuliner Mendunia

NARASI-TIMUR.ONLINE, TAKALAR – Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, menghadiri Pesta Adat A’Lammang di Desa Lantang, Kecamatan Polongbangkeng Selatan, Jumat (1/5/2026).

Kegiatan ini merupakan tradisi turun-temurun masyarakat sebagai wujud rasa syukur atas hasil panen, sekaligus menjadi simbol kebersamaan dan gotong royong warga.

Turut hadir sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta unsur pemerintah kecamatan.

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya pelestarian budaya lokal sebagai identitas daerah yang memiliki nilai sosial dan ekonomi.

“A’Lammang bukan sekadar seremoni, tetapi warisan budaya yang harus dijaga karena mengandung nilai kebersamaan dan gotong royong,” ujar Daeng Manye.

Ia juga menyoroti potensi Lammang sebagai kuliner khas Takalar yang dapat dikembangkan menjadi ikon daerah.

“Lammang kita dorong menjadi ikon kuliner Takalar agar dikenal luas hingga tingkat nasional dan internasional,” jelasnya.

Pemerintah daerah, lanjutnya, akan memperkuat promosi produk lokal, termasuk rencana menghadirkan pusat oleh-oleh “Balla Lammang”, penyediaan booth di bandara, serta peningkatan kualitas kemasan agar lebih tahan lama dan layak dibawa bepergian.

Pemkab Takalar berkomitmen mendukung pelestarian adat sekaligus mendorong penguatan UMKM melalui kegiatan budaya seperti A’Lammang.

Pesta adat berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian kegiatan, termasuk pertunjukan seni budaya, serta menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

Momentum ini diharapkan mampu memperkuat identitas budaya sekaligus meningkatkan nilai ekonomi masyarakat berbasis kearifan lokal.