Reses di Lakatong Pulau, Lukman B Kady Siap Perjuangkan Geomembran untuk Petani Garam Takalar

TAKALAR,Narasi-timur.online – Anggota DPRD Sulawesi Selatan, Lukman B Kady, menyerap berbagai aspirasi masyarakat saat menggelar reses di Dusun Lakatong Pulau, Desa Bontomanai, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Sabtu (25/7/2026).

Reses tersebut dipusatkan di kediaman warga bernama Tuang Mile yang berada di kawasan sentra tambak garam masyarakat.

Lokasi kegiatan berjarak sekitar 8,7 kilometer dari pusat Kota Takalar apabila diukur dari kawasan Taman Makam Pahlawan Polongbangkeng di Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang.

Sejak pagi, ratusan warga memadati tenda utama yang disiapkan panitia untuk mengikuti dialog bersama legislator Partai Golkar tersebut.

Mayoritas peserta merupakan kaum ibu yang memenuhi kursi di bawah tenda utama.

Sementara itu, puluhan peserta laki-laki terlihat mengikuti jalannya kegiatan dari deretan kursi yang ditempatkan di luar tenda.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Bontomanai Muhammad Aris.

Babinsa Desa Bontomanai Serda Aden Ali Akbar juga mendampingi jalannya kegiatan bersama Bhabinkamtibmas AIPTU Chairil.

Pada sesi penyampaian aspirasi, seorang petani garam bernama Johan mengungkapkan kebutuhan mendesak para petambak garam di wilayahnya.

Ia berharap adanya bantuan pompa air agar proses pengambilan air dari sungai menuju tambak tidak lagi dilakukan secara manual.

Menurut Johan, selama ini para petani harus mulai bekerja sejak dini hari hanya untuk mengangkut air menggunakan ember.

Cara tersebut dinilai menguras tenaga sekaligus membutuhkan waktu yang cukup lama.

Johan mengatakan, lahan tambak garam yang dikelola masyarakat di dua dusun di wilayah tersebut mencapai sekitar 100 hektare sehingga kebutuhan sarana pendukung produksi menjadi sangat penting. Menurutnya, bantuan pompa air maupun geomembran akan memberikan manfaat bagi ratusan petani yang menggantungkan hidup dari sektor produksi garam.

“Kalau ada pompa air tentu pekerjaan petani menjadi lebih ringan, lebih hemat tenaga, dan lebih efisien waktu,” ujar Johan di hadapan peserta reses.

Selain pompa air, kebutuhan lain yang menjadi perhatian warga ialah plastik geomembran untuk dasar tambak garam.

Johan menjelaskan penggunaan geomembran diyakini mampu meningkatkan produktivitas petani garam. Menurutnya, proses panen yang biasanya memerlukan waktu sekitar satu pekan dapat dipercepat menjadi sekitar dua hari apabila tambak menggunakan lapisan geomembran karena proses pembentukan kristal garam berlangsung lebih cepat dan lebih efisien.

Menanggapi aspirasi itu, Lukman B Kady mengaku baru pertama kali mendengar kebutuhan spesifik berupa geomembran untuk tambak garam.

Ia mengatakan tidak ingin memberikan janji sebelum memastikan ketersediaan material tersebut.

Namun demikian, ia berkomitmen mencari informasi mengenai pengadaan geomembran, termasuk menghubungi rekan-rekannya di Surabaya yang dinilai memiliki akses terhadap kebutuhan tersebut.

“Saya tidak berani berjanji kalau belum saya cek. Tetapi saya akan berusaha mencari informasi, termasuk menghubungi teman-teman di Surabaya. Kalau memang ada peluang, insya Allah saya usahakan membantu kebutuhan geomembran untuk petani garam di sini,” kata Lukman.

Menurutnya, plastik biasa yang mudah ditemukan di Makassar belum tentu sesuai dengan kebutuhan tambak garam masyarakat Lakatong Pulau.

Karena itu, ia ingin memastikan jenis material yang dibutuhkan benar-benar sesuai agar bantuan yang diberikan nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal.

Lukman juga meminta Kepala Desa Bontomanai terus berkoordinasi terkait kebutuhan riil masyarakat sehingga penyaluran bantuan dapat dilakukan secara tepat sasaran.

Ia turut mengapresiasi langkah Kepala Desa Muhammad Aris yang dinilainya aktif memperjuangkan berbagai program pembangunan untuk kepentingan masyarakat.

Menurut Lukman, seorang kepala desa harus memiliki keberanian mencari berbagai peluang program dari pemerintah maupun pihak lain demi meningkatkan kesejahteraan warganya.

Geomembran merupakan lembaran kedap air berbahan polimer, umumnya High-Density Polyethylene (HDPE), yang dirancang untuk mencegah perembesan cairan maupun gas serta melindungi tanah dari kontaminasi. Material ini dikenal memiliki daya tahan tinggi, fleksibel, serta tahan terhadap paparan sinar ultraviolet.

Di sektor pertambakan garam dan akuakultur, geomembran berfungsi sebagai lapisan dasar tambak agar air tidak meresap ke tanah, menjaga kualitas air, mempercepat proses pembentukan kristal garam, serta memudahkan pembersihan dasar tambak. Penggunaan material tersebut juga dinilai mampu meningkatkan efisiensi produksi dan menghasilkan kualitas garam yang lebih baik.

Reses tersebut berlangsung dalam suasana dialogis dengan berbagai masukan dari masyarakat terkait pengembangan sektor pertambakan garam yang menjadi sumber mata pencaharian utama warga Dusun Lakatong Pulau.

Keterangan Foto:
GEOMEMBRAN PETANI GARAM – Lukman B Kady memberikan sambutan saat menggelar reses di Dusun Lakatong Pulau, Desa Bontomanai, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Sabtu (25/7/2026). Dalam kesempatan itu, ia menyerap aspirasi petani garam dan menyatakan akan mengupayakan bantuan plastik geomembran setelah berkoordinasi dengan sejumlah pihak.(*)