NARASI-TIMUR.ONLINE, TAKALAR – Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Takalar dalam rangka penyerahan dokumen Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Takalar Tahun 2025 digelar, Selasa (31/3/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di ruang sidang DPRD Takalar, Lantai II Gedung DPRD Kabupaten Takalar, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Sulawesi Selatan.
Rapat paripurna dimulai sekitar pukul 14.00 WITA dan dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Takalar, Muhammad Rijal.
Dalam agenda tersebut, Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye diwakili oleh Wakil Bupati Takalar, Hengky Yasin.
Sejumlah anggota DPRD tampak menghadiri rapat tersebut, dengan jumlah kehadiran sekitar 25 orang.
Beberapa fraksi yang terlihat hadir di antaranya Fraksi Gerindra, NasDem, dan PKS.
Selain anggota legislatif, sejumlah pejabat juga turut hadir dalam rapat paripurna tersebut.
Di antaranya Camat Polongbangkeng Utara Aji Andi Makmur serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Fatmawati.
Wakapolres Takalar Kompol Alauddin Torki juga terlihat hadir dan duduk di sisi kiri ruang rapat paripurna.
Agenda utama rapat tersebut adalah penyerahan dokumen LKPJ Tahun Anggaran 2025 dari pihak eksekutif kepada DPRD untuk selanjutnya dibahas.
Dalam rapat, sejumlah fraksi menyampaikan pandangan awal terhadap dokumen yang diserahkan.
Fraksi Gerindra dan PKS secara khusus menyoroti adanya 15 poin rekomendasi dari LKPJ tahun sebelumnya yang dinilai belum mendapatkan tindak lanjut.
Mereka menyebutkan, hingga saat ini belum ada jawaban, baik secara lisan maupun tertulis dari pihak eksekutif kepada DPRD terkait rekomendasi tersebut.
Sorotan tersebut menjadi perhatian dalam forum rapat paripurna yang berlangsung.
Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Takalar Hengky Yasin menyampaikan bahwa pihaknya akan menyiapkan bahan terkait rekomendasi yang dimaksud.
Ia menjelaskan bahwa dokumen LKPJ Tahun Anggaran 2025 telah resmi diserahkan kepada DPRD untuk dibahas lebih lanjut.
“Alhamdulillah hari ini LKPJ akhir tahun anggaran 2025 telah kami serahkan kepada DPRD untuk dibahas dan nantinya akan menghasilkan rekomendasi,” ujarnya usai rapat.
Terkait rekomendasi tahun sebelumnya yang dipertanyakan oleh fraksi, Hengky menyebut pihaknya akan menyiapkan jika diperlukan.
“Kami akan siapkan terkait rekomendasi LKPJ tahun sebelumnya untuk diberikan kepada DPRD jika dibutuhkan,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa tidak ada penjadwalan ulang rapat paripurna, namun pihaknya akan mengakomodir masukan yang disampaikan oleh anggota dewan.
Sementara itu, Ketua DPRD Takalar Muhammad Rijal menyampaikan bahwa rapat paripurna penyerahan LKPJ telah berjalan dengan baik.
Ia mengatakan, DPRD akan segera membentuk panitia khusus (pansus) untuk membahas dokumen tersebut secara mendalam.
“Setelah penyerahan ini, kami bersama anggota DPRD akan segera membentuk panitia khusus untuk membahas LKPJ hingga melahirkan rekomendasi,” ujarnya.
Rijal juga menyinggung soal rekomendasi tahun sebelumnya yang kembali disoroti oleh sejumlah fraksi.
Menurutnya, hal tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi pemerintah daerah.
“Apa yang dipertanyakan oleh Fraksi Gerindra dan PKS agar di tahun 2025 ini rekomendasi tersebut dapat ditindaklanjuti,” jelasnya.
Ia menambahkan, secara umum tidak ada kekurangan dalam penyerahan LKPJ kali ini, namun evaluasi tetap menjadi bagian penting dalam proses pembahasan.
Rapat paripurna tersebut ditutup dengan agenda lanjutan pembahasan oleh DPRD melalui pansus yang akan dibentuk dalam waktu dekat.

