Bupati Takalar Dorong Penguatan Pencegahan Kusta dan Frambusia Lewat Pelatihan Pengelola Puskesmas di Makassar

NARASI-TIMUR.ONLINE, MAKASSAR – Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye menghadiri kegiatan pelatihan pencegahan dan pengendalian kusta dan frambusia bagi pengelola program puskesmas, Senin (27/4/2026), di Hotel Mercure Makassar.

Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar dengan berbagai pihak terkait dalam upaya meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan di tingkat layanan dasar.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Takalar menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi pengelola program kesehatan, khususnya dalam penanganan penyakit menular seperti kusta dan frambusia.

Menurutnya, kedua penyakit ini masih menjadi tantangan di beberapa wilayah, sehingga diperlukan langkah konkret dan berkelanjutan dalam upaya pencegahan serta pengendaliannya.

“Pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kemampuan tenaga kesehatan kita di lapangan, khususnya di puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan,” ujar Daeng Manye.

Ia menekankan bahwa deteksi dini dan edukasi kepada masyarakat menjadi kunci utama dalam menekan angka kasus kusta dan frambusia.

Selain itu, Bupati juga mengingatkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program kesehatan, termasuk keterlibatan pemerintah desa dan masyarakat.

Daeng Manye menyebut, pemerintah daerah terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan kesehatan, sejalan dengan visi pembangunan daerah yang berfokus pada kesejahteraan masyarakat.

Dalam pelatihan tersebut, para peserta mendapatkan materi terkait strategi pencegahan, penanganan kasus, serta metode edukasi masyarakat yang efektif.

Kegiatan ini diikuti oleh pengelola program kusta dan frambusia dari berbagai puskesmas di Kabupaten Takalar.

Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi pelatihan yang menghadirkan narasumber dari tenaga ahli di bidang kesehatan.

Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi interaktif guna membahas berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan.

Bupati Takalar berharap melalui pelatihan ini, para tenaga kesehatan dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung program-program peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor kesehatan.

“Harapan kita, tidak hanya pengetahuan yang bertambah, tetapi juga ada perubahan nyata di lapangan dalam upaya pencegahan penyakit,” tambahnya.

Sementara itu, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan eliminasi kusta dan frambusia.

Program tersebut sejalan dengan target nasional dalam menekan angka penyakit menular yang masih menjadi perhatian.

Pelatihan ini juga diharapkan dapat meningkatkan koordinasi antar puskesmas dalam pelaporan dan penanganan kasus.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Takalar semakin meningkat.

Pemerintah daerah optimistis bahwa melalui sinergi yang kuat, target pengendalian penyakit dapat tercapai secara maksimal.

Kegiatan pelatihan berlangsung dalam suasana tertib dan kondusif, serta mendapat apresiasi dari para peserta.

Di akhir kegiatan, Bupati Takalar mengajak seluruh tenaga kesehatan untuk terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.