NARASI-TIMUR.COM, TAKALAR – Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 dimaknai dengan cara berbeda oleh para siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 31 Takalar. Tidak hanya mengikuti upacara, mereka juga turun langsung ke jalan melakukan aksi bersih-bersih lingkungan sebagai bentuk nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin (1/6/2026) pagi dengan melibatkan siswa, guru, tenaga kependidikan, dan orang tua asuh SRMP 31 Takalar.
Aksi bersih dimulai dari lingkungan sekolah SRMP 31 Takalar di Jalan Fitrah, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar.
Rombongan kemudian berjalan kaki menuju arah selatan sambil memungut sampah di sepanjang jalan yang dilalui.
Rute yang ditempuh melewati depan rumah dinas Dandim 1426 Takalar, Kantor Polres Takalar, Rumah Jabatan Bupati Takalar, hingga berakhir di Lapangan H Makkatang Daeng Sibali, Jalan Syekh Yusuf, Kelurahan Kalabbirang.
Sepanjang perjalanan, para siswa tampak membawa kantong sampah dan memungut berbagai jenis sampah yang ditemukan di pinggir jalan.
Setibanya di Lapangan H Makkatang Daeng Sibali, kegiatan dilanjutkan dengan aksi pembersihan area tribun dan drainase lapangan.
Sampah yang dikumpulkan terdiri dari daun kering, plastik, serta berbagai jenis sampah lainnya yang berserakan di sekitar lokasi.
Para guru dan tenaga kependidikan yang mendampingi kegiatan mengenakan pakaian Korpri, sementara orang tua asuh menggunakan kemeja putih dan celana hitam.
Adapun para siswa tampil kompak mengenakan seragam safari merah putih lengkap dengan dasi.
Kepala SRMP 31 Takalar, Susanti, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Lahir Pancasila yang diarahkan untuk membangun kepedulian sosial dan lingkungan pada diri peserta didik.
“Alhamdulillah hari ini agenda peringatan Hari Lahir Pancasila. Salah satu bentuk pengamalan atau pengaplikasian nilai Pancasila adalah mengajak anak-anak terjun langsung ke masyarakat untuk ikut peduli terhadap kebersihan yang ada di Kabupaten Takalar,” ujarnya.
Menurut Susanti, Lapangan H Makkatang Daeng Sibali dipilih sebagai salah satu sasaran karena masih ditemukan sampah di sejumlah titik, khususnya di area tribun dan saluran drainase.
Ia berharap melalui kegiatan tersebut para siswa dapat memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sejak dini.
Susanti menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial yang mendorong peserta didik Sekolah Rakyat untuk berpartisipasi aktif dalam peringatan Hari Lahir Pancasila.

Meski demikian, pihak sekolah diberikan keleluasaan menentukan bentuk kegiatan yang dianggap paling relevan dengan kebutuhan lingkungan sekitar.
“Yang kami pandang penting adalah bagaimana anak-anak peduli dengan lingkungan dulu, termasuk lingkungan sekitar dan khususnya tentang kebersihannya,” katanya.
Dalam kegiatan itu, sebanyak 70 siswa terlibat langsung bersama sekitar 40 guru, tenaga kependidikan, dan staf sekolah.
Dengan demikian, jumlah peserta yang mengikuti aksi bersih lingkungan tersebut mencapai lebih dari 100 orang.
Sebelum turun ke jalan, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di lapangan SRMP 31 Takalar.
Usai upacara, rombongan kemudian berjalan kaki menuju lokasi kegiatan sambil memungut sampah di sepanjang rute yang dilalui.
Pihak sekolah membagi para siswa ke dalam sembilan kelompok kerja untuk memudahkan pelaksanaan kegiatan.
Masing-masing kelompok terdiri dari sekitar tujuh orang siswa yang dilengkapi kantong sampah.
“Hampir setiap kelompok mengumpulkan rata-rata tiga kantong sampah. Jadi sampah yang terkumpul cukup banyak,” jelas Susanti.
Kegiatan berlangsung hingga pukul 10.00 Wita dan ditutup setelah seluruh area yang menjadi sasaran pembersihan dinyatakan bersih.
Orang tua asuh SRMP 31 Takalar, Hamzah Maro, turut mendampingi para siswa selama kegiatan berlangsung.
Sementara itu, salah seorang siswa, Sholeh Fauzan, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut bersama teman-temannya.
“Senang, bersih-bersih sambil bergembira. Rekreasi,” ujar Sholeh Fauzan singkat.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila tidak hanya dilakukan melalui seremonial, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
Melalui kegiatan tersebut, SRMP 31 Takalar berharap semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan tanggung jawab terhadap lingkungan dapat terus tumbuh dalam diri para siswa sebagai generasi penerus bangsa.(*)

