Daeng Manye Tinjau Paria Lau, Pemkab Takalar Prioritaskan Pembenahan Akses Wisata

Narasi-timur.online, Takalar – Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, meninjau langsung kawasan wisata Paria Lau di Lingkungan Paria Lau, Kelurahan Takalar, Kecamatan Mappakasunggu, Senin (1/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Daeng Manye didampingi Plt Camat Mappakasunggu Ilham Ismail dan Camat Galesong Selatan Nurhidayat Abdullah. Ia melihat langsung kondisi akses jalan dan fasilitas penunjang yang dinilai perlu mendapat perhatian pemerintah.

Menurut Daeng Manye, pengembangan destinasi wisata harus dibarengi dengan pembenahan infrastruktur agar mampu menarik lebih banyak pengunjung.

“Datang ke lokasi wisata bukan sekadar melihat-lihat, tetapi untuk mengetahui apa yang perlu diperbaiki agar masyarakat semakin tertarik berkunjung,” ujarnya.

Ia menyebut promosi destinasi wisata melalui baliho dan papan petunjuk arah perlu diperkuat. Selain itu, fasilitas dasar seperti jalan akses, toilet umum, tempat ibadah, gazebo, dan area bersantai juga harus dibenahi secara bertahap.

“Kenyamanan pengunjung menjadi faktor penting. Karena itu fasilitas pendukung harus terus ditingkatkan sesuai kemampuan anggaran daerah,” kata Daeng Manye.

Bupati juga mengungkapkan bahwa Paria Lau kini semakin ramai dikunjungi wisatawan. Saat berkunjung, ia menemukan pengunjung yang datang dari Makassar hingga Sinjai.

Bupati Daeng Manye Tinjau Paria Lau Takalar

Menurutnya, perkembangan tersebut menjadi peluang besar untuk menggerakkan perekonomian masyarakat melalui sektor UMKM, kuliner, dan usaha pendukung lainnya.

Sementara itu, Plt Camat Mappakasunggu Ilham Ismail menyambut baik perhatian pemerintah daerah terhadap pengembangan wisata Paria Lau.

“Kami berharap pembenahan infrastruktur dan fasilitas pendukung dapat dilakukan secara bertahap sehingga Paria Lau semakin nyaman dikunjungi dan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.

Paria Lau dikenal sebagai destinasi wisata pesisir yang menawarkan panorama laut dan pemandangan matahari terbenam, serta menjadi salah satu lokasi wisata yang terus berkembang di Kabupaten Takalar.