NARASI-TIMUR.ONLINE, TAKALAR – Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye membahas peluang kerja ke Jepang bersama LPK Yayasan Shin Indonesia di Makassar, Jumat (25/9/2026).
Pembahasan mencakup persiapan tenaga kerja, kuota 1.000 driver, pembiayaan pelatihan, hingga peluang kerja sama sister city dengan pihak Jepang.
Penanggung Jawab LPK Yayasan Shin Indonesia Wilayah Indonesia Timur Alimin Badabi mengatakan kuota 1.000 driver tersebut diberikan untuk dipenuhi selama tiga tahun.
“Untuk memenuhi kuota 1.000 orang ini kami diberikan waktu selama tiga tahun,” ujar Alimin kepada Reporter melalui WhatsApp.
Shin Indonesia telah menyiapkan pelatihan mengemudi berstandar Jepang di Desa Boddia, Kecamatan Galesong. Fasilitas tersebut juga akan dikembangkan menjadi kampus akademik dan training center bahasa serta budaya Jepang.
Selain driver, peluang kerja lainnya meliputi manufaktur, konstruksi, pertanian, peternakan, dan caregiver. Peserta akan melalui tahapan seleksi serta pelatihan sebelum mengikuti penempatan kerja dengan kontrak sekitar tiga tahun.
Daeng Manye mengatakan pembiayaan pelatihan juga dibahas bersama Shin Indonesia dan Bank Sulselbar Cabang Takalar melalui skema kredit. Ia berharap kerja sama tersebut berkembang hingga membangun hubungan sister city dengan pihak Jepang.

