NARASI-TIMUR.ONLINE, MAKASSAR – Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye mendorong Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menjadi penggerak ekonomi desa melalui inovasi, kolaborasi, dan penguatan usaha masyarakat.
Hal itu disampaikan saat menjadi narasumber Bimbingan Teknis Pengembangan dan Pengelolaan BUMDes se-Kabupaten Takalar di W Three Premier Hotel Makassar by Swan Hospitality, Jalan Lagaligo, Makassar, Kamis (31/7/2026).
Kegiatan dimulai pukul 09.30 Wita hingga menjelang dini hari dan diikuti seluruh camat, kepala desa, serta ketua BUMDes se-Kabupaten Takalar.
Dalam pemaparannya, Daeng Manye menegaskan pertumbuhan ekonomi tidak hanya bergantung pada anggaran pemerintah, tetapi juga kreativitas dan keberanian berinovasi.
Ia mendorong penguatan UMKM melalui peningkatan kualitas produk, kemasan, dan pemasaran agar memiliki daya saing lebih tinggi.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Takalar juga terus membuka peluang investasi, termasuk dengan menjajaki kerja sama bersama investor untuk mendukung pengembangan kawasan industri.
Daeng Manye menilai keberhasilan pembangunan membutuhkan sinergi seluruh jajaran pemerintah agar program berjalan searah dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Ia menegaskan pembangunan Takalar harus dimulai dari desa karena sebagian besar penduduk bermukim di wilayah pedesaan.
“Saya ingin menggerakkan kehidupan desa. Karena 60 sampai 70 persen penduduk Takalar berada di desa. Kalau desa maju, otomatis Takalar juga akan maju,” ujar Daeng Manye.
Bupati juga meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa terus mengawal pengembangan BUMDes agar mampu menjadi motor pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

