NARASI-TIMUR.ONLINE, TAKALAR – Sat Resnarkoba Polres Takalar membagikan 5.000 liter air bersih kepada warga yang terdampak kemarau di Dusun Turikale, Desa Laikang, Kecamatan Laikang, Kabupaten Takalar, Sabtu (15/8/2026).
Bantuan air bersih tersebut disalurkan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan berlangsung sekitar pukul 14.45 Wita dan dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Takalar AKP H Asrullah SH MH.
Satu tangki mobil PDAM berkapasitas 5.000 liter didistribusikan kepada warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama musim kemarau.
Ratusan warga berbondong-bondong mendatangi lokasi pembagian untuk mendapatkan air bersih yang dibawa menggunakan satu tangki mobil PDAM berkapasitas 5.000 liter.
Sejumlah personel Sat Resnarkoba turut terlibat dalam kegiatan tersebut.
Di antaranya Kanit Opsnal Sat Resnarkoba Ipda Hamdan SH, Kanit Sidik Aiptu Multi SH dan Kaur Mintu Aiptu Nasri SH.
Tokoh masyarakat dan tokoh pemuda setempat juga hadir dalam kegiatan sosial tersebut.
Kasat Resnarkoba Polres Takalar AKP H Asrullah mengatakan, bantuan air bersih diberikan setelah pihaknya melihat kebutuhan warga yang terdampak kemarau.
“Kalau warga sedang kesulitan mendapatkan air, kami tidak ingin hanya melihat. Momentum kemerdekaan ini kami manfaatkan untuk hadir langsung membantu kebutuhan mereka,” kata Asrullah.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian personel kepolisian terhadap persoalan yang dirasakan masyarakat.
“Kami datang bukan hanya ketika ada persoalan hukum. Ketika masyarakat membutuhkan air untuk kebutuhan sehari-hari, kami juga harus bisa mengambil bagian,” ujarnya.
Asrullah berharap bantuan tersebut dapat sedikit mengurangi beban warga selama musim kemarau.
“Air ini memang tidak menyelesaikan persoalan kemarau, tetapi setidaknya hari ini warga bisa mendapatkan air untuk kebutuhan yang paling mendesak,” tuturnya.
Salah seorang warga, Dg Pa’ja (51), mengaku bantuan tersebut sangat membantu warga yang selama beberapa waktu kesulitan memperoleh air bersih.
“Air sekarang susah, jadi kalau ada bantuan seperti ini tentu sangat membantu. Kami berterima kasih karena polisi datang langsung membawa air,” kata Dg Pa’ja.
Ia mengatakan warga harus mengatur penggunaan air karena kondisi kemarau membuat sumber air yang biasa digunakan semakin terbatas.
“Kalau ada air, kami simpan baik-baik untuk kebutuhan rumah. Semoga kemarau segera berakhir supaya tidak terus seperti ini,” ujarnya.
Dg Pa’ja berharap bantuan serupa dapat kembali diberikan apabila kondisi kekeringan masih berlangsung.
Kegiatan pembagian air bersih berlangsung hingga sekitar pukul 15.15 Wita.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan kondusif.(*)

