NARASI-TIMUR.ONLINE, TAKALAR – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Takalar melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga bahan pokok di Pasar Sentral Takalar, Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Pattallassang, Selasa (12/5/2026).
Sidak dipimpin langsung Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Takalar, Nuriksan Nurdin bersama jajaran bidang perdagangan dan UPTD Metrologi Legal Takalar untuk memantau stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat.
Dalam sidak tersebut, petugas tidak hanya mengecek harga bahan pokok, tetapi juga memeriksa alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya (UTTP) milik pedagang guna memastikan timbangan sesuai standar tera.
“Kalau beras satu kilo ya memang harus satu kilo, tidak kurang dari itu,” ujar Nuriksan. Ia menegaskan, timbangan pedagang yang terbukti tidak sesuai standar dapat disita hingga berujung pencabutan izin usaha apabila pelanggaran dilakukan berulang.
Nuriksan mengungkapkan, terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga, meski belum terlalu signifikan. Salah satunya cabai rawit merah yang kini dijual Rp40 ribu per kilogram.
Seorang pedagang rempah dan cabai, Nurmiah Dg Lino mengatakan harga cabai terus naik dalam sepekan terakhir. “Naik terus ini. Sejak minggu lalu harganya naik setiap hari,” katanya. Selain cabai, harga tomat juga ikut naik karena banyak stok yang cepat busuk.
Sementara pedagang beras dan minyak goreng, Muhammad Alimin menyebut harga beras premium saat ini mencapai Rp13.800 per kilogram, naik dibanding bulan sebelumnya. Disperindag Takalar memastikan pengawasan harga dan tera timbangan akan terus dilakukan secara rutin agar stabilitas harga tetap terjaga dan hak konsumen terlindungi.(*)

