NARASI-TIMUR.ONLINE, TAKALAR – Inovasi pangan Pemerintah Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, mendapat penghargaan Gold dalam ajang Innovation Technology for Social and Environmental Awards (InTechSEA) 2026.
Penghargaan diberikan kepada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan Takalar melalui inovasi Griya Pangan Panrannuangku.
Penghargaan tersebut diserahkan di Four Seasons Hotel Jakarta, Senin (14/9/2026). Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye hadir langsung menerima penghargaan tersebut.
Griya Pangan Panrannuangku dibuat sebagai upaya menghadapi fluktuasi harga pangan sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pangan dengan harga terjangkau.
Program ini tidak hanya mengandalkan Gerakan Pangan Murah, tetapi dikembangkan melalui kios pangan dan Rumah Pangan Kita (RPK) yang tersebar di kecamatan, pasar hingga toko.
Dalam pelaksanaannya, Pemkab Takalar berkolaborasi dengan Bulog, retail, distributor, UMKM, petani dan pengepul. Jaringan tersebut kini telah berkembang hingga 17 titik layanan.
Daeng Manye mengatakan jaringan distribusi pangan tersebut harus tetap berjalan agar pemerintah dapat melakukan intervensi lebih cepat ketika pasokan maupun harga mengalami tekanan.
“Penghargaan ini bukan garis akhir. Justru setelah mendapat apresiasi, jaringan 17 titik ini harus kita jaga, diperluas dan diukur manfaatnya, terutama dari sisi harga, pasokan dan jumlah masyarakat yang terlayani,” katanya.
Penghargaan Gold diberikan pada kategori CSR & Pemberdayaan Masyarakat Bidang Pangan. Inovasi tersebut dinilai memiliki pola distribusi berkelanjutan, melibatkan berbagai pihak serta memiliki indikator untuk memantau harga, pasokan dan masyarakat yang terlayani.

