Investor China Lirik Takalar, Pemkab Tawarkan Potensi Pertanian dan Perikanan di Forum Bisnis Jakarta

NARASI-TIMUR.ONLINE, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Takalar terus mendorong peluang investasi dengan memperkenalkan potensi unggulan daerah kepada investor internasional.

Upaya itu dilakukan melalui pertemuan bisnis yang digelar di Jakarta, Rabu (6/5/2026) hari ini.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Sagolicious yang berlokasi di Jalan Boulevard Artha Gading, Sentra Bisnis Artha Gading Blok A7D No.17, Gading Kirana, Jakarta Utara.

Forum ini dihadiri sekitar 40 investor asal China dari berbagai sektor usaha, khususnya pengusaha di bidang kuliner.

Selain itu, turut hadir perwakilan IWAPI DKI Jakarta yang ikut menjembatani komunikasi antara pelaku usaha dan pemerintah daerah.

Pertemuan ini menjadi langkah awal penjajakan kerja sama investasi antara investor luar negeri dengan Kabupaten Takalar.

Para investor China tersebut direncanakan akan melakukan kunjungan langsung ke Takalar dalam waktu dekat.

Kunjungan itu bertujuan untuk melihat secara langsung potensi sektor perikanan dan pertanian yang dimiliki daerah tersebut.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Takalar, Nuriksan Nurdin, hadir langsung dalam kegiatan tersebut.

Ia didampingi Liaison Officer (LO) Takalar untuk China, Jenny Widjaya, yang berperan sebagai penerjemah selama forum berlangsung.

Dalam pemaparannya, Nuriksan menjelaskan berbagai manfaat yang bisa diperoleh dari kerja sama investasi ini.

Menurutnya, kolaborasi dengan investor asing akan memberikan dampak positif bagi daerah.
“Manfaat bagi daerah tentu saja peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan penguatan ekonomi daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, bagi pelaku usaha, kerja sama ini membuka peluang akses pasar baru.

Selain itu, juga dapat meningkatkan volume penjualan produk lokal serta mendorong transfer pengetahuan dan teknologi.

Nuriksan juga memaparkan potensi sektor unggulan yang dimiliki Kabupaten Takalar.

Ia menyebutkan bahwa sektor pertanian, khususnya hortikultura, memiliki perkembangan yang signifikan setiap tahun.

Data produksi tanaman hortikultura dari tahun 2021 hingga 2023 menunjukkan tren peningkatan.

Beberapa komoditas unggulan yang dipaparkan antara lain cabai besar, cabai rawit, dan bawang merah.

Produksi komoditas tersebut terus didorong untuk memenuhi kebutuhan pasar yang semakin meningkat.
Tak hanya pertanian, sektor perikanan juga menjadi salah satu daya tarik utama bagi investor.

Potensi sumber daya alam yang melimpah dinilai mampu mendukung industri berbasis ekspor.
Dalam kesempatan itu, Nuriksan berharap adanya kesesuaian antara kebutuhan investor dengan potensi daerah.

“Kami berharap melalui pertemuan ini, ada sinkronisasi antara potensi yang kami miliki di Takalar dengan kebutuhan pasar atau industri yang Bapak/Ibu kelola,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa kerja sama yang terjalin nantinya harus memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak.
Forum ini juga menjadi bagian dari strategi promosi investasi daerah di tingkat internasional.

Dengan adanya pertemuan ini, Pemkab Takalar optimistis mampu menarik minat investor untuk menanamkan modalnya.

Gedung Sagolicious sendiri dikenal sebagai salah satu sentra bisnis di kawasan Kelapa Gading.

Pertemuan ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi kerja sama yang lebih luas di masa mendatang.
Pemkab Takalar pun berkomitmen untuk terus membuka peluang investasi demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.(*)