Pembangunan Sekolah Rakyat Takalar Berlanjut, PT Nindya Karya Pastikan Kontrak Diperpanjang Lewat Adendum

NARASI-TIMUR.ONLINE, TAKALAR – Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Parappunganta, Kecamatan Polong Bangkeng Utara, Kabupaten Takalar, senilai Rp229 miliar masih terus berjalan meski masa kontrak yang tercantum pada papan proyek telah berakhir. Pelaksanaan pekerjaan disebut tetap memiliki dasar hukum melalui adendum kontrak yang berlaku hingga 19 Agustus 2026.
Keberlanjutan proyek tersebut kembali menjadi perhatian publik. Selain karena pekerjaan yang masih berlangsung setelah berakhirnya masa kontrak awal, proyek ini sebelumnya juga sempat menjadi sorotan menyusul insiden yang merenggut nyawa dua bocah di Lingkungan Lakosi, yang berada di sekitar kawasan proyek.
Pada Sabtu (1/8/2026), tim media bersama unsur kontrol sosial melakukan pemantauan langsung ke lokasi pembangunan untuk melihat progres pekerjaan. Di lapangan, aktivitas pembangunan masih berlangsung dengan sejumlah pekerja yang terlihat menyelesaikan berbagai item pekerjaan fisik.
Beberapa bangunan utama tampak telah berdiri, sementara pekerjaan penyelesaian pada sejumlah fasilitas pendukung masih terus dikebut. Alat berat dan kendaraan proyek juga masih beroperasi guna mendukung percepatan penyelesaian pembangunan.
Perwakilan PT Nindya Karya menjelaskan bahwa proyek tersebut tidak mengalami penghentian pekerjaan. Menurut pihak pelaksana, masa pelaksanaan telah diperpanjang melalui adendum kontrak sehingga seluruh aktivitas di lapangan tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pihak perusahaan menyebutkan adendum tersebut memberikan tambahan waktu pelaksanaan hingga 19 Agustus 2026. Dengan adanya perpanjangan itu, proses penyelesaian pekerjaan diharapkan dapat dituntaskan sesuai target yang telah ditetapkan.
Di sisi lain, masyarakat berharap pembangunan Sekolah Rakyat dapat segera rampung sehingga fasilitas pendidikan tersebut dapat dimanfaatkan oleh calon peserta didik. Proyek bernilai ratusan miliar rupiah itu merupakan salah satu program strategis pemerintah yang diharapkan mampu meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat.
Meski demikian, perhatian terhadap aspek keselamatan kerja dan keamanan lingkungan proyek juga tetap menjadi harapan berbagai pihak. Pengawasan yang lebih ketat dinilai penting agar aktivitas pembangunan tidak kembali menimbulkan risiko bagi masyarakat di sekitar lokasi.
Hingga proses pemantauan dilakukan, pekerjaan pembangunan masih terus berlangsung di area proyek. Perkembangan penyelesaian proyek Sekolah Rakyat Takalar diperkirakan akan terus menjadi perhatian publik hingga seluruh pekerjaan dinyatakan selesai sesuai jadwal pelaksanaan yang telah diperpanjang..(*)